UNGARAN – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan, Polres Semarang Polda Jawa Tengah menggelar aksi penanaman pohon di Kawasan Hutan Lindung Petak 1009E, Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan yang melibatkan sinergi strategis antarlembaga ini menggandeng Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penggaron, serta puluhan pelajar SMK Miftakhul Ulum Ungaran. Aksi serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran Polres Semarang.
Dalam sambutannya, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak, terutama keterlibatan aktif para pelajar.
“Hari ini kita diberikan rahmat dan kesempatan untuk bersama-sama memulai langkah kecil yang bermakna besar bagi lingkungan. Aksi menanam pohon ini semoga menjadi kebiasaan dan budaya baru kita ke depan,” ujar AKBP Ratna.
Beliau menekankan, keterlibatan generasi muda bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan investasi edukasi untuk menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini. “Kehadiran adik-adik pelajar hari ini adalah contoh nyata. Mari kita tularkan semangat ini, dimulai dari menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing,” ajaknya.
Momentum ini juga dijadikan sebagai refleksi untuk belajar dari musibah bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Kapolres mengajak seluruh yang hadir untuk turut berduka dan memberikan dukungan, sekaligus mengambil hikmah akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
“Marilah kita jadikan peristiwa alam di tempat lain sebagai pelajaran berharga. Menjaga kelestarian hutan dan lingkungan adalah upaya konkrit kita untuk mencegah bencana, mewariskan bumi yang sehat untuk anak cucu kita nanti,” pesan AKBP Ratna.
Kegiatan diakhiri dengan penanaman bersama berbagai jenis bibit pohon yang disesuaikan dengan ekosistem hutan lindung. Aksi simbolis ini diharapkan tidak berhenti di satu titik, tetapi dapat menyebar menjadi gerakan masyarakat yang berkelanjutan.
“Harapan kami, Kabupaten Semarang tetap aman dan kondusif, baik dari ancaman bencana alam maupun gangguan kamtibmas. Partisipasi semua pihak, termasuk generasi muda, adalah kunci utamanya,” tutup Kapolres Ratna.

Tinggalkan Balasan