SEMARANG – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus menunjukkan eksistensinya di kancah global. Pada Kamis (19/02) sore, Kampus Unwahas menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty, didampingi Konsulat Kehormatan India di Surabaya, Manoj Bhat. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat diplomasi pendidikan dan membuka peluang kolaborasi strategis antara Indonesia dan India.

Kedatangan orang nomor satu perwakilan India di Indonesia ini disambut hangat oleh Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM, serta Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim Semarang, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, beserta jajaran pimpinan universitas. Suasana semakin khidmat karena pertemuan puncak ini berlangsung menjelang waktu berbuka puasa, menciptakan dialog yang tidak hanya formal namun juga penuh kehangatan persaudaraan.

Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum bersejarah bagi Unwahas untuk melompat lebih jauh. Ia menyoroti pentingnya sinergi dengan India, negara yang dikenal sebagai raksasa teknologi dan sains.

“Unwahas berkomitmen mencetak lulusan berdaya saing global. India memiliki keunggulan luar biasa di bidang teknologi informasi, riset medis, dan inovasi digital. Kami ingin memastikan mahasiswa dan dosen Unwahas dapat mengakses pengetahuan tersebut melalui kerja sama yang nyata,” ujar Prof. Noor Achmad.

Rektor Unwahas, Prof. Helmy, kemudian memaparkan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus penjajakan kerja sama. Beberapa di antaranya adalah:

· Program Beasiswa: Membuka peluang bagi mahasiswa Unwahas untuk melanjutkan studi S2/S3 di universitas-universitas terkemuka di India.
· Kolaborasi Riset (Joint Research): Menjembatani para dosen dan peneliti Unwahas dengan ilmuwan India dalam proyek-proyek riset bersama, khususnya di bidang teknik, kedokteran, dan teknologi pangan.
· Penguatan Fakultas Kedokteran dan Teknik: Mengadopsi sistem pengembangan riset medis dan kurikulum berbasis industri digital yang telah menjadi unggulan India.
· Pertukaran Budaya dan Akademik: Memperkaya wawasan mahasiswa melalui program lintas budaya yang mempererat hubungan kedua bangsa.

“Kami percaya, kolaborasi antara kekuatan akademik Unwahas dan ekosistem industri India yang mendunia akan menciptakan inovasi berkelanjutan. Ini bukan sekadar Memorandum of Understanding (MoU) di atas kertas, tetapi kita kejar aksi nyata,” tegas Prof. Helmy.

Duta Besar India, H.E. Sandeep Chakravorty, menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap nilai-nilai moderasi beragama dan semangat kebangsaan yang diusung Unwahas sebagai perguruan tinggi Islam Aswaja yang inklusif. Menurutnya, nilai-nilai tersebut adalah fondasi kokoh untuk membangun kerja sama internasional.

“Saya melihat antusiasme dan potensi besar di Unwahas. India siap memfasilitasi koneksi antara universitas ini dengan institusi pendidikan dan mitra industri di India. Kami ingin membuka pintu seluas-luasnya bagi mahasiswa Indonesia yang ingin merasakan pendidikan berkualitas di India,” ungkap Dubes Sandeep.

Kunjungan yang diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan acara ramah tamah sembari berbuka puasa bersama ini menjadi simbol eratnya hubungan kedua pihak. Kehadiran para pimpinan perusahaan India yang turut serta dalam rombongan juga membuka ruang dialog konstruktif mengenai peluang link and match antara lulusan Unwahas dengan kebutuhan industri global.

Dengan adanya kunjungan strategis ini, Unwahas semakin mengokohkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi di Jawa Tengah yang aktif berperan dalam percaturan internasional, siap melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berwawasan global.