DEMAK – Suasana teduh menyelimuti Gereja Kristen Jawa (GKJ) Demak pada Sabtu (4/4/2026). Di malam penghayatan Sabtu Suci ini, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra turun langsung memantau kesiapan pengamanan. Langkah ini bukan tanpa alasan: sebanyak 240 personel telah disiagakan Polres Demak untuk mengamankan seluruh rangkaian Pekan Suci di berbagai gereja di Kabupaten Demak.

Pemantauan yang dilakukan Kapolres tidak hanya bersifat seremonial. Tim dikerahkan dengan perlengkapan lengkap, termasuk anjing pelacak untuk pengecekan area gereja. Hal ini disambut hangat oleh Pendeta GKJ Demak, Jefta Teguh Saroso.

“Kami sangat bersyukur karena Kepolisian sangat memperhatikan gereja. Kami merasa lebih tenang dan nyaman, apalagi dalam ibadah-ibadah besar. Dari Polres juga menurunkan unit untuk melakukan pengecekan, termasuk membawa anjing pelacak dan langkah antisipasi lainnya,” ungkap Jefta.

Menurut Jefta, rangkaian Pekan Suci telah berlangsung sejak Minggu Palma (29/3), lalu Kamis Putih dan Jumat Agung. Sabtu Suci menjadi momen penghayatan penantian sebelum puncak Paskah pada Minggu (5/4). “Besok merupakan puncak Paskah, yaitu perayaan kebangkitan Yesus Kristus sebagai kemenangan atas kematian,” tambahnya.

Kapolres Samel menegaskan bahwa pengamanan ini adalah bentuk komitmen nyata Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh umat beragama. “Pengamanan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan,” tegasnya.

Dengan pengamanan ketat namun humanis ini, diharapkan umat Kristiani di Demak dapat merayakan Paskah dengan damai dan sukacita.(MthE)