BATANG – Suasana berbeda terlihat di halaman Koperasi Merah Putih, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Rabu pagi (08/04/2026). Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tampak serius mengikuti aba-aba tegas dari seorang anggota TNI. Bukan untuk kepentingan militer, melainkan dalam rangka pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang digelar oleh Babinsa Koramil 06/Tersono, Kodim 0736/Batang.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Murali, Babinsa Koramil 06/Tersono. Dengan sabar dan penuh keteladanan, ia memberikan materi dasar PBB mulai dari sikap sempurna (siap), gerakan penghormatan, gerakan di tempat seperti langkah kaki, hingga gerakan berpindah tempat yang membutuhkan konsentrasi dan kekompakan tinggi.
Para siswa yang hadir tampak antusias meskipun cuaca sedikit terik. Mereka berusaha mengikuti setiap instruksi dengan sungguh-sungguh, sesekali tersenyum saat ada gerakan yang masih keliru, namun segera kembali fokus setelah ditegur lembut oleh instruktur.
Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini
Dalam keterangannya di sela-sela latihan, Sertu Murali menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan PBB bagi siswa SMP ini bukanlah untuk menjadikan mereka seperti tentara, melainkan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab sejak usia remaja.
“Melalui latihan baris-berbaris, anak-anak belajar bahwa setiap gerakan harus dilakukan dengan tertib dan penuh kesadaran. Mereka juga belajar bahwa dalam satu tim, kesalahan satu orang bisa mempengaruhi seluruh barisan. Inilah cerminan tanggung jawab dan kerja sama,” ujar Sertu Murali kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa kegiatan PBB memiliki manfaat yang sangat besar bagi pembentukan karakter generasi muda. Selain melatih fisik agar lebih sehat dan kuat, PBB juga membentuk mental yang tangguh, melatih konsentrasi, serta menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.
“Kami ingin anak-anak SMP ini tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, patuh pada aturan, dan memiliki kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Itu semua bisa dimulai dari hal sederhana seperti mampu berdiri tegap, hormat dengan benar, dan bergerak serempak,” tegasnya.
Respon Positif dari Sekolah
Pihak sekolah yang turut mendampingi para siswa selama pelatihan menyambut baik kegiatan ini. Menurut salah satu guru pendamping, pelatihan PBB oleh Babinsa sangat jarang didapatkan siswa secara rutin, sehingga kehadiran Sertu Murali menjadi momen berharga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Koramil 06/Tersono yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk melatih anak-anak kami. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya sekali, tetapi bisa berkelanjutan. Karena dampaknya langsung terasa: anak-anak menjadi lebih percaya diri, lebih tertib di sekolah, dan lebih menghormati guru serta orang tua,” ujar perwakilan guru tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa sepulang dari pelatihan, beberapa siswa sudah mulai menerapkan sikap yang lebih rapi dan disiplin di dalam kelas, meski hanya sekadar cara duduk yang lebih tegap.
Pelatihan PBB sebagai Investasi Karakter Bangsa
Kegiatan pelatihan PBB oleh Babinsa ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial (binter) yang rutin dilakukan TNI AD, khususnya dalam rangka membangun kemitraan dengan dunia pendidikan. Dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, Babinsa tidak hanya berperan sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai sahabat, guru, dan panutan bagi generasi muda.
Sertu Murali menutup kegiatan dengan pesan singkat kepada seluruh siswa yang ikut latihan.
“Jadikan latihan ini sebagai bekal. Bukan hanya untuk lomba atau upacara, tetapi untuk membentuk kalian menjadi manusia yang disiplin, bertanggung jawab, dan bangga sebagai generasi penerus bangsa. Teruslah berlatih, meski hanya di rumah atau di lapangan sekolah,” pesannya.
Halaman Koperasi Merah Putih yang pagi itu dipenuhi semangat dan aba-aba, perlahan kembali sepi setelah para siswa berpamitan dan berbaris rapi meninggalkan lokasi. Namun, kesan dan pelajaran tentang arti disiplin dan kebersamaan, diharapkan akan terus melekat dalam keseharian mereka.

Tinggalkan Balasan