JEPARA – Kepolisian Resor (Polres) Jepara, melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres setempat pada Senin (13/4/2026).

Sebanyak 150 personel Polres Jepara Medical Check Up beserta jajarannya mengikuti pemeriksaan kesehatan ini. Rikkes merupakan agenda rutin yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun sebagai upaya menjaga kondisi fisik dan kesehatan anggota Polri.

Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polres Jepara, Penata Tk. 1 Sri Anik, saat ditemui di sela-sela kegiatan, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif institusi. Tujuannya memastikan kesiapan personel yang setiap hari dihadapkan pada dinamika tugas di lapangan.

“Peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran, dilanjutkan dengan pengambilan sampel darah dan urine untuk pemeriksaan hematologi analyzer, seperti hemoglobin, leukosit, trombosit, serta pemeriksaan biokimia meliputi gula darah, kolesterol, asam urat, kreatinin, SGOT, dan SGPT,” ujar Sri Ani.

Tidak hanya pemeriksaan darah dan urine, rangkaian Rikkes Berkala 2026 juga mencakup sejumlah tes penting lainnya, antara lain:

· Tes ketajaman penglihatan (visus)
· Pemeriksaan gigi dan mulut (odontogram)
· Pengukuran indeks massa tubuh (IMT)
· Rekam jantung (EKG)
· Rontgen thorax
· Tes kesehatan jiwa

Sri Anik menambahkan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan diketahui dalam beberapa hari ke depan.

“Apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan, personel yang bersangkutan akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sekaligus menjadi bagian dari rekam medis,” ucapnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan berkala ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia di lingkungan Polri. Upaya deteksi dini terhadap potensi penyakit, baik degeneratif maupun klinis, menjadi kunci utama.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan personel. Dengan deteksi dini, setiap indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah kuratif maupun rehabilitatif,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi personel dalam menjalankan tugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga setiap anggota dituntut untuk menjaga kesehatan dan kebugaran secara optimal.

Lebih lanjut, Sri Anik mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari penilaian 13 komponen individu personel Polri.

“Selain itu, pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari penilaian 13 komponen individu personel Polri,” katanya.

Melalui kegiatan Rikkes Berkala 2026, Polres Jepara berharap seluruh personel tetap dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas secara maksimal. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian institusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan anggotanya.

Polres Jepara mengimbau seluruh personel untuk terus menjaga pola hidup sehat, berolahraga teratur, serta memeriksakan kesehatan secara rutin meskipun tidak dalam jadwal Rikkes tahunan.