Tegal – Pemerintah Kota Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peluncuran empat inovasi strategis hasil Aksi Perubahan Kinerja Organisasi Diklat PKA Angkatan I Tahun 2026. Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, di Ruang Adipura Kota Tegal, Selasa (2/6/2026).
Empat inovasi yang diluncurkan tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Tegal dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, penanganan stunting, penguatan ekonomi berbasis syariah, hingga peningkatan akses layanan air bersih.
Adapun inovasi yang diperkenalkan meliputi Jaya Admin Duk Merdeka, sebuah program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan yang difokuskan di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Inovasi ini diharapkan mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat proses pengurusan dokumen kependudukan.
Selain itu, hadir pula Ladu Lanting (Layanan Administrasi Penurunan Stunting) yang dirancang sebagai upaya terintegrasi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Tegal melalui pendekatan pelayanan administrasi yang lebih efektif dan terarah.
Sementara itu, Kota Tegal Berdaya menjadi inovasi yang berfokus pada penguatan ekonomi lokal berbasis syariah. Program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat serta memperluas akses pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Di sektor pelayanan dasar, Pemerintah Kota Tegal juga meluncurkan Siap Air Bersih, sebuah inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air bersih bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih optimal.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menegaskan bahwa inovasi merupakan instrumen penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Peluncuran empat aksi perubahan ini bukan sekadar program administratif, melainkan wujud nyata transformasi birokrasi yang harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Inovasi harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah,” tegas Dedy Yon.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Sephi Febriana, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Tegal, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Turut hadir pula perwakilan lembaga zakat dan filantropi, antara lain LAZISMU, LAZNU, IZI, serta Rumah Yatim yang turut mendukung program-program pemberdayaan masyarakat di Kota Tegal.
Selain peluncuran inovasi, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Tahun 2026 sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Peluncuran empat inovasi strategis ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Tegal dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat, Kota Tegal diharapkan terus bergerak menuju kota yang maju, berdaya saing, dan semakin sejahtera.

Tinggalkan Balasan