DEMAK – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang tinggal menghitung hari, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah menggelar operasi kejutan di Polres Demak, Kamis (11/6/2026). Bukan tanpa tujuan, kegiatan ini adalah bagian dari upaya besar “mitigasi pelanggaran sejak dini” terhadap seluruh personel.

Dipimpin langsung oleh Kasubbag Yanduan Bidpropam Polda Jateng, Kompol Djunaidi, tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari hal paling mendasar seperti sikap tampang dan kelengkapan identitas, hingga yang vital seperti tes urine, pengecekan gudang senjata api (Gudang Senpi), serta ruang tahanan dan ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu).

“Disiplin adalah napasnya anggota Polri. Lewat kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali jati diri anggota sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas Kompol Djunaidi di sela-sela inspeksi.

Ia mengakui bahwa belakangan ini berbagai pemberitaan mengenai Polri menjadi sorotan publik. Karena itu, pengawasan internal harus terus digencarkan agar kepercayaan masyarakat tidak luntur. “Kami ingin pastikan tidak ada pelanggaran sekecil apa pun yang bisa merugikan institusi maupun masyarakat,” imbuhnya.

Namun, pengawasan tegas itu berjalan beriringan dengan sisi humanis. Rombongan Bidpropam juga menyempatkan diri mengunjungi Yayasan Darul Hadlonah di Kampung Setinggil, Kelurahan Bintoro. Di sana, mereka menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial Polri dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-80.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Demak, AKP Bambang Susilo, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme.

“Kami berkomitmen menjadikan disiplin sebagai budaya kerja. Pengawasan tidak akan berhenti di sini. Kami akan rutin melakukan pemeriksaan internal sebagai langkah pencegahan dini,” ujar Bambang.

Dengan dua sisi mata uang yang sama—tegas dalam pengawasan namun hangat dalam kepedulian—Polda Jateng berharap personelnya mampu memberikan pelayanan terbaik dan semakin dipercaya masyarakat menjelang usia Polri yang ke-80. “Disiplin yang kuat dan hati yang peduli adalah modal utama,” pungkas Kompol Djunaidi.