Tegal – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Dalam operasi yang digelar menjelang tengah malam, petugas berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tegal Selatan dengan barang bukti mencapai 160,92 gram sabu siap edar.
Selain menyita sabu, aparat juga mengamankan ratusan plastik klip yang diduga digunakan sebagai kemasan untuk mengedarkan narkotika tersebut.
Kapolres Tegal Kota melalui Kasat Resnarkoba, AKP Ade Priyatna, menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen jajaran kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika yang merusak generasi bangsa.
“Tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di Kota Tegal. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas terhadap setiap bentuk peredaran gelap narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas AKP Ade.
AKP Ade menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan dua orang tersangka berinisial IHW dan SLM di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan.
Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan dua paket sabu yang disimpan di kamar tidur tersangka IHW, masing-masing dengan berat 0,23 gram dan 0,17 gram. Penemuan tersebut kemudian dikembangkan melalui serangkaian penyelidikan hingga akhirnya polisi berhasil mengamankan barang bukti lainnya dengan total keseluruhan mencapai 160,92 gram sabu siap edar.
Keberhasilan ini dinilai menjadi langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Tegal Kota. Polisi memastikan proses penyidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan adanya pemasok maupun pelaku lain yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.
Polres Tegal Kota juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.
Tinggalkan Balasan