BOYOLALI – Tidak hanya sibuk dengan patroli dan penegakan hukum, personel Polsek Teras juga turun langsung menyapa warga di balik tembok rumah mereka. Rabu (22/7) , Bhabinkamtibmas Polsek Teras, Aiptu Hermanto dan Aipda Agus Susanto, terlihat kompak bersama tim medis Puskesmas dan perangkat desa menyusuri Dukuh Dodogan.
Mereka tidak sedang berburu pelaku kejahatan, melainkan “memburu” bibit penyakit Tuberkulosis (TB) paru yang masih mengintai keluarga-keluarga di Desa Salakan.
Dengan bersinergi, petugas melakukan kunjungan langsung (door to door) kepada warga yang diduga memiliki kontak erat dengan penderita TB. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa jika ada warga yang tertular, penyakit bisa segera diobati sebelum menyebar lebih luas.
“Kami datang bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan adik-adik, bapak-ibu, dan kakek-nenek di sini sehat. Jika ada yang batuk-batal, mari kita periksa bersama agar bisa segera diobati gratis,” ujar Aiptu Hermanto saat menyapa salah satu keluarga di Dukuh Dodogan Cilik.

Di bawah sinar matahari siang, mereka dengan sabar melakukan pendataan, mengambil sampel dahak, hingga mengisi laporan digital melalui aplikasi Polda Jateng Peduli Berantas TB.
Kapolsek Teras, AKP Wahyudi, menegaskan bahwa ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. “Anggota kami di lapangan adalah saudara kita sendiri. Kehadiran mereka di tengah warga adalah wujud negara hadir, tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk kesejahteraan dan kesehatan,” tegasnya.
Komitmen ini menjadi angin segar bagi warga Boyolali dalam mewujudkan lingkungan yang terbebas dari TB paru.
Tinggalkan Balasan