SEMARANG – Gedung pengadilan, meja birokrasi, dan ruang sidang sejenak ditinggalkan. Para aparat penegak hukum, advokat, akademisi, hingga pemerintah daerah berganti kostum menjadi pemain bola di Kickoff Arena, Semarang, Jumat (21/8/2026). Mereka bersatu dalam ajang Fun Futsal DPD Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Jawa Tengah Tahun 2026, sebuah gerakan nyata untuk mencairkan ketegangan formal dan membangun solidaritas lintas lembaga.
Mengangkat tema “Menjalin Sinergi, Menguatkan Solidaritas Melalui Sportivitas”, turnamen ini diikuti oleh 15 tim yang mewakili beragam institusi. Mulai dari Polrestabes Semarang, Kejaksaan Negeri Semarang, Pengadilan Negeri Semarang, Kanwil Kemenkumham Jateng, Lapas Kelas I Semarang, Bapas Kelas I Semarang, Pemkot dan Pemprov Jateng, hingga Fakultas Hukum UNDIP dan UNNES, semuanya turun ke lapangan dengan semangat persaudaraan yang tinggi.
Ketua Panitia, Adi Rizka Permana, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pelepas penat sekaligus pembangun komunikasi horizontal. “Di luar sana kita mungkin berbeda institusi dan wewenang, tetapi di lapangan futsal ini kita adalah saudara. Kami ingin sekat-sekat profesi mencair, sehingga ke depan, kolaborasi dalam penegakan hukum bisa berjalan lebih harmonis,” ujarnya di sela-sela kesibukan pertandingan.
Senada dengan hal itu, Ketua DPD PPKHI Jawa Tengah, Rizka Abdurrahman, S.H., M.H., C.Med., CMLC, CCA, dalam sambutannya menekankan bahwa olahraga adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan. Ia berharap semangat sportivitas yang tercipta di lapangan dapat menjadi fondasi bagi hubungan kelembagaan yang lebih erat. “Kita tidak sedang berlomba untuk saling mengalahkan secara egois. Kita berlomba untuk saling mengenal dan menghargai. Itulah esensi kolaborasi sejati,” pungkasnya.
Setelah melalui rangkaian pertandingan yang ketat namun tetap penuh keakraban, gelar juara pertama akhirnya berhasil diraih oleh tim Polrestabes Semarang yang tampil solid. Sementara itu, tuan rumah DPD PPKHI Jawa Tengah harus puas di posisi runner-up, dan MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah berhasil merebut peringkat ketiga.
Meski piala dan medali menjadi incaran, esensi terbesar dari kegiatan ini adalah terjalinnya komunikasi informal antara unsur advokat, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, serta ekosistem hukum lainnya. Semangat yang digaungkan panitia, “Bersatu di Lapangan, Eratkan Kebersamaan, Bangun Sportivitas, Jalin Persaudaraan”, benar-benar terwujud dalam setiap tendangan dan saling sapa antar peserta.
Dengan suksesnya Fun Futsal 2026 ini, DPD PPKHI Jawa Tengah berharap agar sinergi yang telah terbangun tidak berhenti di arena olahraga. Kolaborasi yang erat ini diharapkan mampu menjadi katalis positif dalam menciptakan penegakan hukum yang lebih adil, humanis, dan terintegrasi di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Tinggalkan Balasan