SEMARANG — Halaman SMPN 30 Semarang berubah menjadi lahan perkemahan yang penuh semangat. Sebanyak 256 siswa-siswi dengan antusias mengikuti Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) 11-12 September 2026 yang mengusung tema “Penggalang Sahabat Alam dan Sesama”. Kegiatan dua hari satu malam ini menjadi momen berharga untuk menempa karakter, keterampilan, dan kepedulian sosial para peserta didik.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Agung Nugroho, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter murid sesuai Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, serta implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH). “Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi jalan untuk membentuk pribadi yang tangguh, mandiri, dan peduli,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang seru dan edukatif. Dimulai dari upacara pembukaan yang khidmat, dilanjutkan dengan bakti rimba yang mengajak siswa mengenal dan mencintai alam. Malam harinya, api unggun menyala sebagai puncak acara, diiringi pentas seni yang menampilkan kreativitas dan kekompakan antar regu.
Sabtu pagi, semangat peserta tidak surut. Mereka mengikuti senam pagi, hiking menyusuri rute yang menantang, serta kegiatan bagi-bagi sembako kepada masyarakat sekitar sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

“Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, namun bagian dari upaya SMPN 30 Semarang dalam menerapkan ilmu pramuka di lapangan, menumbuhkan kecintaan alam dan peduli lingkungan, serta melatih kerja sama tim, mempererat persaudaraan antar siswa, dan sikap tanggung jawab,” tegas Agung Nugroho.
Dengan terselenggaranya Perjusa ini, SMPN 30 Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, peduli sesama, dan cinta lingkungan. Semangat Penggalang Sahabat Alam dan Sesama pun terus menyala, membara di hati setiap peserta. ( Awang )
Tinggalkan Balasan