SALATIGA — Tidak hanya menjadi tempat pembinaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga kini juga menjelma menjadi ladang kemandirian yang produktif. Pada Rabu (08/04/26), suasana berbeda terasa di area belakang rutan. Para warga binaan bersama petugas sibuk mengangkat jaring dari kolam budidaya. Hasilnya membanggakan: 65 kilogram ikan lele siap dipanen dalam kegiatan panen raya perdana mereka.
Ikan-ikan segar tersebut tidak dijual bebas ke luar. Sebagian besar langsung dialirkan ke Dapur Sehat Rutan Salatiga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga binaan. Sisanya dijual kepada petugas sebagai langkah awal pengembangan usaha produktif di lingkungan tertutup. Dengan begitu, program ini tidak hanya menghemat anggaran makan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi kecil yang sehat.
Kegiatan ini merupakan bagian nyata dari program kemandirian pangan yang memanfaatkan lahan kosong di sekitar rutan. Sekaligus, ini menjadi implementasi lapangan dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan dan peningkatan keterampilan warga binaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Bapak Rondi, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, budidaya lele ini memiliki dampak ganda: kebutuhan pangan terpenuhi, dan warga binaan pulang dengan bekal keterampilan. “Program ini sangat positif. Selain membantu konsumsi di dalam rutan, juga memberi bekal agar mereka mandiri setelah bebas nanti,” ujarnya.

Senyum sumringah juga terlihat dari Hamam, salah satu warga binaan yang aktif merawat kolam sejak awal. Baginya, ini lebih dari sekadar kegiatan mengisi waktu. “Alhamdulillah, kami senang bisa ikut terlibat. Kami belajar cara beternak lele yang benar. Ini ilmu berharga untuk masa depan,” ungkap Hamam dengan antusias.
Keberhasilan panen raya ini diharapkan menjadi titik tolak bagi program pembinaan berkelanjutan di Rutan Salatiga. Bukan mustahil, ke depan kolam-kolam lain akan bermunculan, dan semakin banyak warga binaan yang terampil—siap memulai hidup baru dengan tangan yang lebih produktif setelah bebas nanti.

Tinggalkan Balasan