BOYOLALI – Sebanyak 307 calon warga baru PSHT Pusat Madiun dari tiga wilayah (Kabupaten Boyolali, Kaliwungu, dan Kota Salatiga) mengikuti Tes Ayam Jago di Pendopo PSHT Tegalrejo, Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (7/6/2026). Di tengah maraknya kekhawatiran akan potensi gesekan dalam kegiatan massal, Polres Boyolali justru menunjukkan pendekatan humanis dan profesional.

Sebanyak 102 personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Boyolali, Kompol Solikhin, S.H., M.H., diterjunkan untuk mengamankan jalannya tes. Bahkan, mobilisasi peserta dari masing-masing wilayah juga mendapat pengawalan dari Polsek setempat. Hasilnya? Nol gangguan, nol insiden.

Ketua PSHT Pusat Madiun Cabang Boyolali, Tri Hartono, bersama tim penguji dari Sragen, Karanganyar, dan Boyolali, berkoordinasi aktif dengan aparat. Setiap tahapan – mulai registrasi, pelaksanaan tes, hingga kepulangan peserta – berjalan sesuai jadwal.

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, S.H., menegaskan:

“Polres Boyolali melaksanakan pengamanan secara maksimal. Kami mengapresiasi kerja sama panitia, pengurus PSHT, dan seluruh peserta yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.”

Kegiatan Tes Ayam Jago ini bukan sekadar ujian fisik dan teknis bagi calon warga PSHT. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kedewasaan berorganisasi dan sinergi harmonis antara masyarakat dan aparat. Dalam semangat rukun, guyub, dan aman, Boyolali kembali mencatatkan contoh nyata bagaimana sebuah event besar bisa berjalan tanpa kegaduhan.

Pesan Polres Boyolali: Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dan hari ini, PSHT dan Polri membuktikannya.