BOYOLALI – Gemuruh sholawat menggema di pegunungan Kemusu Boyolali. Lapangan Dukuh Kendel, Desa Kendel, berubah menjadi lautan cahaya dan kekhusyukan pada Minggu malam (9/8/2026), saat 1.000 jamaah dari berbagai penjuru berkumpul dalam rangkaian Pengajian Sholawat Kebangsaan. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi bukti bahwa kecintaan pada tanah air dapat dipanjatkan melalui doa dan pujian kepada Tuhan. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, masyarakat Desa Kendel memilih jalan spiritual untuk mengenang jasa pahlawan dan mendoakan keselamatan bangsa.

Sejak awal, suasana kegiatan terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Ribuan jamaah yang memadati lapangan tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir tahlil, hingga Mahalul Qiyam yang mengguncang jiwa. Kegiatan ini juga diwarnai dengan lantunan Mars Hubbul Wathon Minal Iman—sebuah pengingat bahwa cinta tanah air adalah bagian tak terpisahkan dari iman. Kehadiran para tokoh agama seperti KH Zaenudin dan KH Gus Yaman dari Grobogan serta jajaran Forkopimcam Kemusu menambah bobot spiritual dan kebangsaan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Camat Kemusu Rudiyanto menyampaikan harapan besar agar kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi benteng moral bagi masyarakat. “Mari kita jadikan sholawat dan doa sebagai energi positif untuk membangun desa kita, mempererat kerukunan, dan menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya. Senada dengan itu, KH Zaenudin dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan cara menjaga silaturahmi, melestarikan nilai-nilai keilmuan, dan terus mengamalkan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah yang penuh toleransi.

Kehadiran 1.000 jamaah tentu membutuhkan pengamanan ekstra, namun semua berjalan tanpa kesan menegangkan. Polsek Kemusu di bawah komando langsung AKP Subiyanto, S.Kep. menerjunkan personel yang berkolaborasi dengan Koramil Kemusu, Banser, dan Linmas. Mereka tidak hanya berjaga di titik-titik strategis, tetapi juga berbaur dengan jamaah, membantu pengaturan parkir, dan memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar. “Kami hadir untuk melayani dan mengayomi, bukan sekadar menjaga. Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib,” ujar Kapolsek Kemusu dengan senyum lega.

Seiring berakhirnya acara pada larut malam, jamaah membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan lapangan yang bersih dan penuh keberkahan. Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan elemen masyarakat seperti Banser serta Linmas adalah kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat. Kegiatan Sholawat Kebangsaan ini adalah contoh nyata bahwa kebersamaan dan kedamaian bisa terwujud jika semua elemen bahu-membahu,” pungkasnya. Malam di Kemusu pun berakhir dalam hening yang syahdu, meninggalkan pesan mendalam tentang cinta tanah air dan persaudaraan sejati.