Tegal — Pemerintah Kota Tegal terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi. Upaya tersebut tidak hanya menyasar aparatur pemerintahan, tetapi juga lingkungan keluarga sebagai ruang pertama dalam menanamkan nilai kejujuran dan integritas.
Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang diperuntukkan bagi pejabat Eselon III B beserta pasangan masing-masing. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Grand Dian, Kabupaten Brebes.
Bimtek ini menjadi bagian dari langkah preventif Pemerintah Kota Tegal dalam memperkuat karakter dan integritas pejabat publik. Melalui pembekalan tersebut, peserta didorong untuk menjaga komitmen antikorupsi, menerapkan pola hidup sederhana, serta membangun lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Plt. Inspektur Kota Tegal, Siti Cahyani, mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk dan menjaga integritas seseorang. Karena itu, nilai-nilai antikorupsi perlu ditanamkan tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga.
Menurutnya, Bimtek Keluarga Berintegritas dirancang agar pesan pencegahan korupsi dapat tumbuh dari lingkungan terdekat para pejabat, sehingga menjadi bagian dari kebiasaan dan budaya kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi dan fun game, tetapi dapat membekas di hati dan menginspirasi peserta untuk menjalani kehidupan keluarga dengan nilai-nilai luhur antikorupsi,” ujar Siti.
Ia berharap pembekalan tersebut tidak sekadar menjadi agenda formal, melainkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap pola pikir, sikap, dan perilaku peserta bersama keluarga.
Dengan penguatan integritas yang dimulai dari lingkungan keluarga, Pemerintah Kota Tegal berupaya membangun fondasi birokrasi yang lebih bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Tinggalkan Balasan