PEMALANG — Sebuah kecelakaan lalu lintas mengguncang ruas Tol Pemalang KM 306 pada dini hari, Rabu (16/09/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.40 WIB ini melibatkan sebuah minibus Hiace yang membawa 9 penumpang dan sebuah truk yang tengah berhenti di bahu jalan.

Kecelakaan bermula ketika minibus Hiace yang melaju dari arah Jakarta menuju Semarang diduga kehilangan kendali. Sang pengemudi, yang diduga kuat mengantuk dan kehilangan konsentrasi, tak mampu menghindari truk yang sedang berhenti di bahu jalan akibat mengalami pecah ban. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi minibus Hiace kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melaju dari arah Jakarta menuju Semarang, sehingga kendaraan menabrak truk yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami pecah ban,” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

Respons Cepat Tim SAR

Informasi kecelakaan pertama kali diterima Tim SAR pada pukul 04.55 WIB dari Tatak Rescue Tol Pemalang. Tanpa membuang waktu, Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi pada pukul 05.10 WIB. Setibanya di lokasi pada pukul 05.34 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan memulai proses penanganan korban.

Dari 9 penumpang yang berada di dalam minibus, 7 orang berhasil menyelamatkan diri secara mandiri. Namun, dua penumpang lainnya mengalami kondisi yang lebih serius—kaki mereka terjepit di bagian bodi kendaraan yang ringsek akibat benturan keras.

“Dalam kejadian tersebut terdapat 9 penumpang. Sebanyak 7 penumpang berhasil melakukan evakuasi secara mandiri, sedangkan 2 penumpang mengalami kondisi kaki terjepit pada bagian bodi kendaraan sehingga membutuhkan proses evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi,” lanjut Budiono.

Evakuasi Penuh Ketegangan

Proses evakuasi terhadap dua korban yang terjepit—Dinar (21) dan Raya (25), keduanya beralamat di Jl. Meran, Cilodong, Depok, Jawa Barat—berlangsung penuh kehati-hatian. Tim SAR gabungan menggunakan peralatan ekstrikasi khusus untuk membebaskan kedua korban dari himpitan bodi kendaraan. Setelah berhasil dievakuasi, keduanya segera dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Imbauan Keselamatan

Di akhir keterangannya, Budiono menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh elemen yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini.

“Terima kasih atas kerja sama tim SAR gabungan sehingga evakuasi berjalan lancar. Kami menghimbau kepada para pengemudi untuk istirahat yang cukup bila merasa ngantuk, utamakan keselamatan di jalan,” tutupnya.

Kecelakaan ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan dan istirahat yang cukup saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap nyawa orang lain.