Tegal – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal terus mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi dengan memperkuat kompetensi tenaga pendidik.

Sebanyak 32 guru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026.


Kegiatan yang digelar di SMP Negeri 4 Adiwerna pada Kamis (15/10/2026) tersebut merupakan inisiatif Dikbud Kabupaten Tegal yang berkolaborasi dengan Komisariat Wilayah (Komwil) 4. Peserta berasal dari tiga kecamatan, yakni Adiwerna, Dukuhturi, dan Talang.


Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan sarana digital yang telah tersedia di sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai penunjang proses belajar mengajar, bukan sekadar menjadi fasilitas pelengkap.


Salah satu materi utama yang menjadi perhatian adalah optimalisasi penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) di ruang kelas. Perangkat berbasis layar sentuh tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih dinamis, kreatif, dan interaktif.


Melalui pemanfaatan teknologi ini, guru didorong untuk mengembangkan metode pembelajaran yang tidak lagi terpaku pada pola konvensional satu arah.

Sebaliknya, proses belajar diharapkan mampu melibatkan siswa secara aktif melalui penyajian materi yang menarik, pemanfaatan sumber belajar digital, serta interaksi langsung di dalam kelas.


Penguasaan teknologi digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah perkembangan zaman. Karena itu, kompetensi guru dalam mengoperasikan perangkat sekaligus mengintegrasikannya ke dalam materi pembelajaran menjadi faktor penentu keberhasilan digitalisasi pendidikan.


Ketua Komwil 4 Kabupaten Tegal, Ripai, menegaskan bahwa kegiatan bimtek tersebut tidak boleh berhenti pada peningkatan kemampuan 32 peserta saja. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh harus diteruskan kepada guru-guru lain agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.


“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam bimtek ini bisa diimbaskan kepada seluruh guru di 22 SMP yang ada di Komwil 4. Dengan begitu, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bisa semakin optimal dan merata,” tegas Ripi.


Melalui program pengimbasan tersebut, Dikbud Kabupaten Tegal bersama Komwil 4 diharapkan dapat memperluas pemerataan kompetensi digital tenaga pendidik, sekaligus mendorong pemanfaatan fasilitas teknologi secara berkelanjutan.


Dengan demikian, digitalisasi pendidikan tidak hanya menghadirkan perangkat modern di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, efektif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.