DEMAK — Kepedulian Polri tidak berhenti pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di tengah musim kemarau berkepanjangan, Polres Demak menyalurkan bantuan lima tangki air bersih kepada warga Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Senin (19/10/2026). Bantuan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Demak bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PLN Kabupaten Demak. Air bersih disalurkan kepada warga di tiga dukuh, yakni Dukuh Boweh, Dukuh Ploso, dan Dukuh Karangpacung. Penyaluran melibatkan jajaran Polsek Karangawen, pemerintah desa, unsur TNI, BPBD Kabupaten Demak, serta relawan Demak Rescue.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo menyatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kepolisian dengan warga. Menurutnya, peringatan Hari Jadi Humas Polri bukan hanya momentum meningkatkan kualitas komunikasi publik, tetapi juga memperkuat pengabdian melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dirasakan langsung.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga untuk membantu warga yang membutuhkan. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama di tengah musim kemarau. Kami juga mengapresiasi kerja sama BPBD, PLN, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujar Rudi.

Kepala Desa Rejosari Ahmad Anwar menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi warga yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Demak, BPBD, dan PLN Kabupaten Demak atas bantuan lima tangki air bersih ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga Desa Rejosari. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut dan kerja sama antarlembaga semakin kuat, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu,” kata Ahmad Anwar.

Rudi menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud semangat Polri bersama masyarakat yang digaungkan Kapolri. Kedekatan polisi dengan masyarakat, menurutnya, perlu dibangun melalui kepedulian, komunikasi yang baik, dan tindakan nyata dalam membantu mengatasi persoalan warga.

“Semangat Polri bersama masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih. Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat, semangat gotong royong terus tumbuh, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat,” pungkas Rudi.