BOYOLALI – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Lapangan Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Kamis (21/5/2026). Polres Boyolali turut hadir dalam agenda yang menjadi simbol nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat ini.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” kegiatan yang berlangsung selama satu bulan (22 April–21 Mei 2026) tersebut berhasil merehabilitasi sembilan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), membangun talud, serta melakukan betonisasi jalan sepanjang 487 meter. Total anggaran yang digulirkan mencapai Rp822 juta, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Boyolali, dan swadaya masyarakat.
Kapolres Boyolali yang diwakili Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H. bersama Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam Wonosegoro, turut memeriahkan upacara penutupan. Inspektur Upacara, Dandim Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro yang menekankan bahwa TMMD adalah wujud konkret gotong royong lintas sektor untuk mempercepat pembangunan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya sasaran fisik, TMMD Sengkuyung juga menyentuh aspek nonfisik. Beragam penyuluhan diberikan kepada warga, mulai dari bela negara, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga pelayanan kesehatan gratis, pencegahan stunting, edukasi kesehatan mental, penyuluhan UMKM, dan pengelolaan sampah. Bantuan sosial juga dibagikan kepada masyarakat prasejahtera.
Usai upacara, rombongan pejabat meninjau langsung hasil pembangunan, meresmikan proyek secara simbolis, serta meninjau pelayanan administrasi kependudukan di Desa Kauman.
Berkat pengamanan personel Polsek Wonosegoro bersama TNI dan instansi terkait, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Polres Boyolali pun mengapresiasi semangat kebersamaan yang terjalin, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat hasil pembangunan demi kemajuan desa bersama.

Tinggalkan Balasan