SEMARANG – Suasana berbeda terlihat di lingkungan pelayanan SIM Polrestabes Semarang, Sabtu (11/4/2026). Di tengah rutinitas pengurusan berkas, hadir sentuhan hangat lewat program Polantas Menyapa. Para petugas, didampingi Duta Pelayanan SIM, tidak hanya melayani di balik meja, tetapi turun langsung membimbing masyarakat—terutama pemohon baru—dalam mengisi formulir pendaftaran Surat Izin Mengemudi (SIM).
Satu per satu bagian formulir dijelaskan secara rinci, mulai dari data identitas diri hingga kelengkapan dokumen pendukung. Para pemohon tampak antusias menyimak, bahkan tak sedikit yang mengaku baru memahami prosedur administrasi setelah mendapat arahan langsung.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat. Edukasi ini penting agar tidak terjadi kesalahan pengisian yang bisa memperlambat proses penerbitan SIM,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Tak berhenti di situ, sesi tanya jawab pun dibuka. Warga leluasa menyampaikan kendala atau kebingungan seputar pembuatan SIM. Suasana interaktif dan komunikatif ini menjadi napas baru bagi pelayanan publik yang selama ini kerap dianggap kaku dan birokratis.
Program Polantas Menyapa adalah komitmen nyata Polrestabes Semarang menghadirkan pelayanan humanis dan transparan. Dengan pendekatan yang dekat kepada masyarakat, diharapkan kepercayaan publik meningkat dan proses pengurusan SIM terasa lebih nyaman, tanpa tekanan, tanpa kesalahan, dan tanpa ulang berkas.
“Kami tidak hanya menerbitkan SIM, tetapi juga membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengurus administrasinya,” pungkas petugas. Semarang kini bergerak menuju pelayanan prima yang berorientasi pada kebutuhan warga, bukan sekadar prosedur.

Tinggalkan Balasan