BOYOLALI – Suasana teduh kawasan wisata Kebun Raya Indrokilo di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Minggu (17/5/2026) berubah menjadi lautan solidaritas kebangsaan. Ribuan kader berpakaian serba hitam hadir memenuhi area parkir kebun raya tersebut, bukan untuk berdemo atau unjuk rasa, melainkan untuk merajut ukhuwah dalam rangka Silaturahmi Akbar sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-44 Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Berkat sinergi apik antara panitia dan aparat keamanan, terutama Polres Boyolali, gelaran itu berjalan tanpa satu pun catatan gangguan berarti.

Tidak kurang dari 1.600 anggota GPK dari berbagai cabang di Jateng dan DIY memadati lokasi acara. Mereka datang dengan semangat persatuan yang sejalan dengan tema besar yang diusung: “Menjalin Ukhuwah Mewujudkan Persatuan.” Di tengah isu perpecahan yang kerap menghantui organisasi kemasyarakatan, GPK justru menunjukkan wajah berbeda: dewasa, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Pengamanan Dua Lapis: Terbuka dan Tertutup

Polres Boyolali tidak main-main dalam mengamankan kegiatan ini. Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar Kebun Raya Indrokilo. Kapolres Boyolali, melalui jajarannya di lapangan, menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Pengamanan terbuka dilakukan dengan patroli nyata dan pengaturan lalu lintas, sementara pengamanan tertutup meliputi pemantauan intensif terhadap potensi kerawanan.

“Kami lakukan pemeriksaan terhadap setiap peserta yang memasuki lokasi. Imbauan kamtibmas terus kami sampaikan kepada panitia dan anggota agar kegiatan ini tetap kondusif,” ujar seorang petugas kepolisian yang bertugas di pintu masuk lokasi.

Langkah antisipatif tersebut sangat penting mengingat acara digelar di kawasan wisata publik yang juga ramai dikunjungi masyarakat umum pada akhir pekan. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari seribu orang, potensi kemacetan dan gesekan dengan pengunjung lain menjadi perhatian utama.

Rangkaian Acara Penuh Makna

Kegiatan yang berlangsung dari siang hingga sore itu dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan panitia, tausiah keagamaan, hingga puncaknya adalah pemberian santunan kepada anak yatim. Momen tersebut menjadi yang paling mengharukan, di mana para kader GPK menunjukkan kepedulian sosial di tengah perayaan hari lahir organisasi mereka.

Hadir sebagai tamu kehormatan antara lain Ketua Umum Pimpinan Pusat GPK Imam Fauzan A. Uskara, Ketua DPW PPP Jawa Tengah Muhammad Mustafid, PW GPK DIY Arif Hammad Wibowo, PW GPK Jawa Tengah Haizul Maarif atau yang akrab disapa Gus Haiz, serta Kepala Kesbangpol Boyolali Bambang Sutanto. Kehadiran para tokoh ini menambah bobot acara sekaligus memperkuat pesan persatuan lintas daerah.

Apresiasi Panitia dan Pesan Ukhuwah

Ketua Panitia, Zaenal Halimi, dalam sambutannya tidak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Boyolali dan seluruh stakeholder yang telah memfasilitasi serta mendukung kelancaran acara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Boyolali dan semua pihak yang telah membantu. Tanpa sinergi yang baik, kegiatan sebesar ini pasti menemui kendala,” ujar Zaenal di atas panggung.

Sementara itu, para pimpinan GPK secara bergantian mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan, serta yang tak kalah penting: menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung maupun dalam perjalanan pulang ke daerah masing-masing.

Boyolali Siaga, Kondusifitas Terjaga

Kepala Kepolisian Resor Boyolali, melalui Kasi Humas, menegaskan bahwa pihaknya bersyukur tidak ditemukan adanya potensi gangguan berarti. Mulai dari keberangkatan peserta, pelaksanaan acara di lokasi, hingga proses bubaran, semuanya berjalan lancar.

“Ini bukti bahwa organisasi masyarakat yang besar seperti GPK mampu bersinergi dengan aparat. Kami apresiasi kesadaran hukum dan kedewasaan seluruh peserta. Boyolali tetap aman, kondusif, dan siap menyambut kegiatan positif lainnya,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan di Mapolres Boyolali usai acara.

Harlah ke-44 GPK Jateng-DIY pun usai tanpa insiden. Tinggallah kenangan tentang ribuan kader yang datang dengan damai, dan pulang dengan persaudaraan yang semakin erat.