DEMAK – Sebanyak 150 personel Polres Demak beserta jajaran tampak antre dengan tertib di Pendopo Parama Satwika, Rabu pagi (8/4/2026). Bukan untuk apel atau rapat, melainkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berkala yang digelar Polres Demak bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun. Namun, di balik rutinitas tersebut, tersimpan tujuan yang sangat strategis: memastikan setiap personel dalam kondisi fisik dan mental yang prima saat menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasi Dokkes) Polres Demak, Iptu Ahmad Anies, menjelaskan bahwa rangkaian pemeriksaan yang diberikan sangat komprehensif. Para personel terlebih dahulu melakukan pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel darah dan urine.
“Kami memeriksa hematologi analyzer seperti hemoglobin, leukosit, trombosit, serta pemeriksaan biokimia meliputi gula darah, kolesterol, asam urat, kreatinin, SGOT, dan SGPT,” jelas Iptu Ahmad Anies di sela-sela kegiatan.
Tak berhenti di situ, personel juga menjalani tes ketajaman penglihatan (visus), pemeriksaan gigi dan mulut (odontogram), pengukuran indeks massa tubuh (IMT) yang meliputi tinggi dan berat badan, hingga rekam jantung (EKG) tanpa aktivitas. Untuk deteksi lebih mendalam, dilakukan pula rontgen thorax guna mendeteksi kemungkinan penyakit paru-paru. Yang tak kalah penting, setiap personel juga menjalani tes kesehatan jiwa.
Iptu Ahmad Anies menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian penting dari manajemen sumber daya manusia di lingkungan Polri.
“Pemeriksaan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan personel. Dengan deteksi dini, setiap indikasi gangguan kesehatan, baik penyakit degeneratif maupun klinis, dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah kuratif maupun rehabilitatif,” tegasnya.
Hasil dari pemeriksaan tersebut akan diketahui dalam beberapa hari ke depan. Apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan, personel yang bersangkutan akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan ini juga akan menjadi bagian dari rekam medis personel.
Lebih lanjut, Iptu Ahmad Anies menyampaikan bahwa kondisi fisik yang prima menjadi modal utama bagi setiap personel Polri dalam menjalankan tugas yang semakin kompleks dan dinamis. Tantangan ke depan, menurutnya, tidak hanya terkait gangguan kamtibmas, tetapi juga bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga pelayanan publik yang membutuhkan kesiapan ekstra.
“Setiap anggota dituntut untuk menjaga kesehatan dan kebugaran secara optimal. Pemeriksaan rutin ini juga menjadi bagian dari penilaian 13 komponen individu personel Polri,” ujarnya.
Dengan digelarnya pemeriksaan kesehatan berkala ini, Polres Demak berharap seluruh personel tetap dalam kondisi sehat dan bugar. Tidak ada lagi tugas yang terhambat karena gangguan kesehatan yang sebenarnya bisa dideteksi sejak dini.
Seorang personel yang ikut dalam pemeriksaan, Bripka Andri (nama samaran), mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan ini. “Kami jadi tahu kondisi tubuh kami sebenarnya. Selama ini mungkin merasa sehat, tapi setelah dicek ternyata kolesterol agak tinggi. Jadi bisa segera diatur pola makannya,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini menjadi bukti bahwa Polres Demak tidak hanya peduli pada keamanan masyarakat, tetapi juga pada kesehatan personelnya sendiri. Sebab, personel yang sehat adalah fondasi utama bagi terciptanya pelayanan kepolisian yang prima, profesional, dan humanis.
Melalui deteksi dini dan penanganan cepat, diharapkan tidak ada lagi personel yang bertugas dalam kondisi fisik menurun. Sebaliknya, setiap anggota Polres Demak siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Demak.

Tinggalkan Balasan