KENDAL – Badai kritik di media sosial dengan tagar Kendal Nggebal akhirnya berbuah manis. Rapat lintas sektor yang digelar di Aula Mapolres Kendal, Kamis (4/6/2026), memutuskan untuk mengaktifkan kembali Satuan Tugas Mineral Bukan Logam dan Batuan (Satgas MBLB) secara penuh.
Keputusan ini merupakan respons cepat pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap viralnya keluhan warga tentang dampak tambang galian C. Mulai dari jalan rusak, debu, hingga truk-truk raksasa yang seenaknya melintas. Bahkan, editan foto Wakil Bupati Kendal, Beny Karnadi, bersama Bupati yang bersimbah lumpur ikut mewarnai protes publik.
“Kami menyikapi kritik itu secara positif. Di era digital, kontrol publik lewat medsos adalah instrumen penting untuk meningkatkan kinerja kami,” ujar Beny Karnadi yang juga langsung ditunjuk sebagai Ketua Satgas MBLB.

Dengan satgas yang kembali bergerak, Polres Kendal memastikan tidak ada lagi penindakan parsial. Target pertama? Truk-truk nakal dengan tonase berlebih yang memaksa melintas di jalan kelas rendah. Kapolres AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan, Dishub akan langsung menilang di lapangan. “Ini tanggung jawab bersama, dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan