DEMAK – Suasana resmi dan khidmat menyelimuti Pendopo Parama Satwika Polres Demak, Kamis (7/5/2026) siang. Polres Demak menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama, mulai dari tingkat administratif hingga komando kewilayahan.
Pergantian ini mencakup posisi strategis seperti Kabag SDM, Kasat Intelkam, Kasat Resnarkoba, hingga Kapolsek Guntur. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Samel, dan dihadiri para pejabat baru, lama, serta seluruh personel Polres Demak.
Komposisi Pejabat Baru Polres Demak:
· Kabag SDM: Kompol Sukmawati (sebelumnya Kasubbagsisinfolap Bag RBP Rorena Polda Jateng), menggantikan Kompol Rinto Dwi Mulyono yang kini menjadi Kabag SDM Polres Semarang.
· Kasat Resnarkoba: Iptu Yusup (eks Kanit 2 Satresnarkoba Polres Demak), menggantikan AKP Bambang Nurtjahjo yang dipercaya sebagai Kabag Logistik Polres Grobogan.
· Kasat Intelkam: AKP Liliek Eko Nugroho (sebelumnya Panit 4 Subdit 1 Ditintelkam Polda Jateng), menggantikan AKP Bisri yang menjadi Pama Polrestabes Semarang.
· Kapolsek Guntur: AKP Zamroni (eks Kasubbagfaskon Baglog Polres Demak), menggantikan Kompol Idzhar yang memasuki masa purna tugas.
Dalam amanatnya, AKBP Samel menegaskan bahwa mutasi ini adalah hal biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ia menyebutnya sebagai bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas loyalitas dan pengabdian selama bertugas di Polres Demak,” ujar AKBP Samel di hadapan para peserta upacara.
Kepada para pejabat baru, orang nomor satu di jajaran Polres Demak itu memberikan tiga pesan kunci: profesionalisme, responsivitas, dan sinergi. Ia meminta agar jajarannya segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah tugas masing-masing.
“Laksanakan tugas secara profesional, responsif, dan transparan. Antisipasi potensi gangguan kamtibmas sedini mungkin serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Menariknya, dalam kesempatan itu Kapolres juga menyoroti peran Bhayangkari. Ia menyebut organisasi pendamping anggota Polri itu sebagai sumber kekuatan moral.
“Menjadi Bhayangkari bukan sekadar pendamping, tetapi juga sosok yang menguatkan dalam diam, menjaga dalam doa, dan meneguhkan dalam setiap ujian,” pungkas AKBP Samel.
Dengan rotasi ini, diharapkan roda kepolisian di wilayah Demak semakin profesional dan pelayanan publik terhadap masyarakat kian optimal.

Tinggalkan Balasan