UNGARAN — Rangkaian peringatan HUT Polantas Bhayangkara ke-71 Polres Semarang kembali digelar dengan semarak. Kali ini, suasana pagi di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, Sabtu (19/9/2026), diramaikan melalui kegiatan Pameran Lalu Lintas bertajuk Police Art — sebuah perpaduan unik antara hiburan, pelayanan publik, dan edukasi tertib berlalu lintas.
Kegiatan ini menyasar masyarakat yang mengunjungi Alun-Alun Bung Karno, baik untuk berolahraga maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Suasana semakin meriah dengan penampilan Zebrakustik, grup band beranggotakan personel Sat Lantas Polres Semarang. Melalui musik dan interaksi bersama masyarakat, personel Sat Lantas menyampaikan pesan-pesan keselamatan dan tertib berlalu lintas dengan cara yang lebih santai dan mudah diterima.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw, S.Tr.K., S.I.K., M.M., mengatakan Police Art merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Sat Lantas dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin memberikan edukasi tertib berlalu lintas dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan bagi masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan penindakan maupun pengaturan di jalan, tetapi kami juga hadir di ruang publik untuk berkomunikasi dan mengajak masyarakat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKP Raymond.
Selain hiburan dan edukasi, masyarakat juga mendapatkan berbagai pelayanan. Dokkes Polres Semarang membuka layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, sementara mobil SIM dan Samsat keliling turut hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perpanjangan SIM maupun pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor.
Kemeriahan Police Art semakin lengkap dengan penampilan anak-anak TK Kemala Bhayangkari 32 Ambarawa melalui program Polisi Kecil. Kehadiran anak-anak tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan pemahaman mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sejak usia dini.
“Kesadaran berlalu lintas memang harus dibangun sejak dini. Anak-anak adalah generasi penerus yang nantinya akan menjadi pengguna jalan. Dengan mengenalkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak sekarang, kami berharap dapat membentuk kebiasaan positif yang terbawa sampai mereka dewasa,” tambah Kasat Lantas.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Lantas, para Perwira Lantas, serta personel Sat Lantas Polres Semarang.
Untuk menambah antusiasme masyarakat, Sat Lantas juga memberikan sejumlah souvenir dan helm kepada masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan seputar keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Menurut AKP Raymond, kegiatan seperti Police Art diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan semata, namun mampu menjadi sarana membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan di jalan.
“Harapan kami, masyarakat semakin memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, kita bersama-sama dapat menekan angka kecelakaan serta fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.
Melalui Police Art, Polres Semarang menunjukkan bahwa edukasi lalu lintas dapat dikemas secara kreatif, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Tinggalkan Balasan