SEMARANG – Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro kembali meneguhkan komitmen terhadap kesiapan operasional dan kualitas kepemimpinan prajuritnya. Sebagai langkah nyata, digelarlah kegiatan Pendataan Kemampuan Perwira yang mengikutsertakan seluruh Kepala Balakdam (Kabalakdam) dan Komandan Satuan Bantuan Minimer (Dansatbanmin) jajaran. Kegiatan yang berlangsung di kompleks Makodam IV/Diponegoro, Sabtu (7 Februari 2026), ini merupakan tindak lanjut dari program uji kemampuan tingkat TNI AD, sekaligus bentuk tanggung jawab para pemimpin satuan dalam memberikan teladan langsung kepada anak buah.

Sebagai garda terdepan dan teladan di satuan masing-masing, para perwira ini dituntut tidak hanya mahir secara taktis dan strategis, tetapi juga unggul dalam kemampuan jasmani dasar keprajuritan. Uji kemampuan kali ini dirancang komprehensif untuk memetakan dan memastikan standar kebugaran serta kemahiran teknis militer mereka.

Rangkaian uji mencakup Tes Kesegaran Jasmani (TKJ) A dan B untuk mengukur daya tanaan jantung, paru, dan kekuatan otot. Selanjutnya, dilaksanakan uji menembak dengan senapan pada jarak 100 meter sikap tiarap dan uji menembak pistol dua tangan pada jarak 20 meter, guna menguji ketenangan, ketepatan, dan penguasaan senjata api. Tidak kalah penting, uji renang militer sejauh 50 meter dilakukan untuk memastikan kemampuan bertahan dan bergerak di medan perairan, sebagai bekal operasi di segala kondisi geografis.

Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan dengan ketat sesuai prosedur standar militer, dengan mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan peserta. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi instrumen evaluasi yang objektif untuk memastikan setiap pimpinan satuan memiliki fondasi fisik yang prima dan keterampilan dasar tempur yang terpelihara.

Melalui pendataan yang akurat ini, Kodam IV/Diponegoro berharap dapat terus memelihara tradisi keprajuritan yang tangguh. Para Kabalakdam dan Dansatbanmin diharapkan senantiasa memancarkan semangat juang, kesiapan fisik, dan profesionalisme, sehingga siap memimpin satuan mereka menghadapi segala bentuk tantangan tugas di masa depan, dengan motto: “Teladan di Barisan, Prima dalam Pengabdian.”