Tegal, – Sebanyak 1.320 petugas Sensus Ekonomi 2026 siap diterjunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di halaman belakang Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal, Senin (15/6/2026).

Apel siaga ini menjadi momentum penting yang menegaskan kesiapan seluruh jajaran pelaksana dalam menyukseskan agenda strategis nasional tersebut. Selain sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan petugas, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Muhammad Budi Eko Setiawan, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Tegal, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung arah pembangunan daerah maupun nasional.

Menurutnya, sensus ini bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang berbasis data dan fakta di lapangan.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi dunia usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan berskala besar. Data yang berkualitas akan menjadi instrumen penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran serta mendukung terwujudnya Kabupaten Tegal yang Maju dan Tangguh,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil sensus nantinya akan menjadi rujukan dalam berbagai program pembangunan, mulai dari penguatan sektor usaha, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, hingga penyusunan strategi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, seluruh petugas sensus diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga integritas selama proses pendataan berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Tegal juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan dukungan serta informasi yang benar kepada petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil perekonomian daerah.

Dengan kesiapan 1.320 petugas yang telah dibekali pelatihan dan pemahaman teknis, Kabupaten Tegal optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, akurat, dan memberikan kontribusi nyata bagi perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.