Tegal — Kawasan bersejarah Candi Prambanan, Klaten, menjadi saksi semangat, ketangguhan, dan perjuangan ribuan anggota Pramuka Penggalang dalam ajang Jambore Daerah (JAMDA) Tingkat MTs Se-Jawa Tengah 2026.
Di tengah persaingan ketat antarkontingen, Kontingen Kota Tegal berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kekompakan, kedisiplinan, kreativitas, dan semangat kolaborasi mampu mengantarkan generasi muda meraih prestasi di tingkat provinsi.
Dua penghargaan yang berhasil diraih yakni Juara 1 Lomba Sandi Putri serta Harapan 1 Lomba Semaphore Dance Putra.
Pada Lomba Sandi Putri, para peserta menunjukkan ketelitian, kejelian dalam menganalisis kode, serta kekompakan yang menjadi modal utama dalam menghadapi kompetisi. Sementara pada Semaphore Dance Putra, perpaduan keterampilan kepanduan dengan kreativitas seni tari mampu ditampilkan secara dinamis dan harmonis.
Keberhasilan tersebut terasa semakin istimewa karena kompetisi mengusung sistem beregu yang menuntut kemampuan bekerja sama. Peserta yang tergabung dalam Kontingen Kota Tegal berasal dari berbagai MTs negeri maupun swasta se-Kota Tegal, sehingga prestasi ini menjadi buah dari sinergi lintas madrasah.
Di antara para peserta yang turut memperkuat perjuangan Kontingen Kota Tegal, terdapat tiga siswa perwakilan MTs Model Ihsaniyah Kota Tegal, yakni M. Dafa Hidayat, Ilham Kurniawan Zulfa, dan Widya Sukma Oktavian.
Ketiganya turut memberikan kontribusi dalam perjuangan kontingen hingga mampu membawa nama Kota Tegal bersinar di ajang JAMDA Jawa Tengah 2026.
Pendamping JAMDA Kontingen Kota Tegal sekaligus Pembina Pramuka MTs Model Ihsaniyah, M. Fajar Pradana, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh peserta.
“Alhamdulillah, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas raihan prestasi yang sangat membanggakan ini. Kejayaan Kontingen Kota Tegal di JAMDA Jateng 2026 adalah bukti nyata dari kekuatan kerja sama tim.
Ini bukan perjuangan individu, melainkan buah dari kolaborasi dan sinergi yang sangat luar biasa antara peserta dari MTs swasta maupun MTs negeri se-Kota Tegal,” ujarnya.
Menurutnya, prestasi tersebut bukan semata-mata tentang piala dan penghargaan, tetapi juga menjadi proses pendidikan karakter bagi para peserta. Semangat disiplin, tanggung jawab, keberanian, komunikasi, dan kemampuan bekerja dalam tim menjadi nilai penting yang diharapkan terus melekat dalam diri para anggota Pramuka.
Prestasi Kontingen Kota Tegal di JAMDA Jateng 2026 sekaligus menjadi momentum positif bagi pembinaan generasi muda di lingkungan madrasah. Kolaborasi lintas sekolah dan madrasah membuktikan bahwa perbedaan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk bersatu dan menciptakan prestasi.
Dari Pramuka, mereka belajar bahwa kemenangan terbesar bukan hanya ketika berdiri di podium, tetapi ketika mampu berjuang bersama, saling menguatkan, dan mengharumkan nama daerah dengan karya terbaik.
Tinggalkan Balasan