Tegal — Harapan untuk kembali menikmati pesona wisata Guci mulai terlihat. Setelah luluh lantak diterjang banjir bandang Sungai Gung, sejumlah ikon wisata di kawasan tersebut kini perlahan bangkit melalui proses pemulihan dan pembangunan kembali.


Dua wahana yang terdampak cukup parah, yakni Pancuran 13 dan Pancuran 5, saat ini mulai diperbaiki. Meski pekerjaan masih berada pada tahap awal, proses pembangunan menjadi tanda dimulainya pemulihan kawasan wisata andalan Kabupaten Tegal tersebut.


Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Mujahidin, mengatakan progres perbaikan Pancuran 13 saat ini telah mencapai sekitar 10 persen. Pembangunan tersebut dibiayai melalui anggaran APBN.


Sementara itu, perbaikan Pancuran 5 dilakukan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tegal.


“Pancuran 13 sekarang sudah mulai diperbaiki. Progresnya sekitar 10 persen. Termasuk jembatan yang sebelumnya rusak diterjang banjir bandang, sekarang juga sedang dalam proses perbaikan. Progresnya baru sekitar lima persen,” kata Mujahidin.


Selain kedua pancuran, jembatan yang berada di kawasan Pancuran 13 dan turut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang juga tengah dalam proses perbaikan.


Meski belum banyak perubahan yang dapat terlihat secara keseluruhan, dimulainya pekerjaan tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan wajah Guci setelah diterjang bencana.


Kawasan wisata Guci selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Tegal. Pemulihan sejumlah fasilitas yang rusak diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas wisata sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.