DEMAK – Kesiapan fisik menjadi salah satu modal penting bagi anggota Polri dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Untuk memastikan kondisi jasmani personel tetap prima, Polres Demak menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Periodik Semester II Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (2/9) hingga Jumat (4/9/2026), bertempat di Stadion Sultan Fatah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tes diikuti langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, para Pejabat Utama (PJU), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh personel Polres Demak.
Dalam pelaksanaannya, personel mengikuti sejumlah rangkaian tes untuk mengukur kemampuan dan daya tahan fisik. Materi yang diberikan meliputi lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, serta shuttle run.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, peserta dikelompokkan berdasarkan kategori usia, yakni U-20, U-30, U-40, dan U-50. Masing-masing kelompok memiliki standar penilaian yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan fisik berdasarkan usia.
Pembagian kategori tersebut bertujuan memberikan gambaran yang lebih proporsional mengenai tingkat kebugaran setiap personel. Selain sebagai bentuk pengukuran kemampuan jasmani, hasil TKJ juga menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan kebugaran dan kesiapsiagaan personel.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan bahwa tes kesamaptaan jasmani bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya memastikan setiap anggota memiliki kondisi fisik yang sehat dan prima.
“Tes kesamaptaan jasmani ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari upaya memastikan seluruh personel memiliki kondisi fisik yang sehat dan prima. Dengan kebugaran yang terjaga, personel akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan,” kata AKBP Samel, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, tugas kepolisian memiliki karakter yang dinamis dan penuh tantangan. Dalam situasi tertentu, anggota dituntut mampu bergerak cepat, mengambil keputusan secara tepat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional.
Karena itu, kesiapan fisik harus berjalan seiring dengan kemampuan profesional dan kesiapan mental. Ketiga aspek tersebut menjadi modal penting bagi personel dalam menjalankan tugas secara optimal.
“Polisi dalam menjalankan tugas bisa menghadapi situasi yang tidak terduga dan membutuhkan respons cepat. Karena itu, saya minta seluruh personel menjaga kebugaran dan kesehatan agar selalu siap menjalankan tugas secara profesional, humanis dan bertanggung jawab,” ujarnya.
AKBP Samel juga mengingatkan agar personel tidak menjadikan pelaksanaan TKJ sebagai satu-satunya momentum untuk menjaga kebugaran. Menurutnya, olahraga dan pola hidup sehat harus menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Jadikan olahraga sebagai kebutuhan dan bagian dari kehidupan sehari-hari. Personel yang sehat dan bugar akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan TKJ tersebut, Polres Demak berupaya menjaga kesiapan personel, sehingga setiap anggota senantiasa berada dalam kondisi sehat, bugar, sigap, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Tinggalkan Balasan