Tegal — Kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kian memprihatinkan. Permukaan aspal yang mengelupas hingga lubang berukuran besar tampak menghiasi sejumlah titik jalan yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.
Kerusakan tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang harus bermanuver menghindari lubang di badan jalan.
Sejumlah ruas yang mengalami kerusakan merupakan jalur penghubung antarwilayah yang setiap hari digunakan masyarakat untuk bekerja, berdagang, mengangkut hasil pertanian, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Kondisi itu pun menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat ketika anggota DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan (AYK), menggelar agenda reses di Kecamatan Dukuhwaru.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah daerah.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan yang layak bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan bagian penting dari roda perekonomian. Jalan yang rusak dapat memperlambat mobilitas, meningkatkan biaya operasional kendaraan, bahkan berpotensi menghambat distribusi hasil usaha masyarakat.
Warga berharap aspirasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan dalam agenda reses, tetapi dapat diteruskan menjadi langkah konkret melalui perencanaan dan penganggaran pembangunan infrastruktur.
Menanggapi aspirasi masyarakat, AYK diharapkan dapat membawa persoalan tersebut ke tingkat pembahasan DPRD Kabupaten Tegal agar kondisi jalan di wilayah Dukuhwaru memperoleh perhatian sesuai tingkat urgensinya.
Masyarakat pun menaruh harapan agar pemerintah daerah melakukan pemetaan dan penanganan secara menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan, terutama pada jalur yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Sebab, pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan hanya tentang memperbaiki badan jalan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat bergerak, bekerja, dan menjalankan aktivitas ekonomi dengan aman serta lancar.
Kerusakan jalan mungkin terlihat sederhana dari atas meja, tetapi bagi warga yang melewatinya setiap hari, satu lubang bisa berarti ancaman keselamatan dan beban ekonomi yang nyata.
Tinggalkan Balasan