SALATIGA – Di balik tembok dan jeruji besi, semangat untuk memperbaiki diri terus dipupuk. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga menggandeng Dinas Pertanian Kota Salatiga dalam sebuah langkah strategis untuk memperkuat program ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan hidup yang berguna, Kamis (20/8/26).

Sinergi yang terjalin pada pagi hari itu tidak hanya berhenti pada tataran koordinasi di ruang rapat. Kepala Rutan Salatiga, Anda Tuning Supiluhu, bersama rombongan Dinas Pertanian turun langsung meninjau lahan potensial di area brandgang dan halaman luar rutan. Mereka melihat secara saksama bagaimana lahan yang selama ini mungkin terkesan biasa, dapat disulap menjadi area produktif yang bernilai ekonomi.

“Kami ingin lahan di Rutan Salatiga tidak hanya hijau, tetapi juga memberi manfaat nyata. Melalui pendampingan dari Dinas Pertanian, kami berharap program ini bisa menjadi sarana pembinaan yang menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab bagi warga binaan,” ujar Anda Tuning Supiluhu dengan penuh harap.

Lebih dari sekadar hasil panen, program ini dirancang sebagai sekolah kehidupan. Warga binaan dilibatkan langsung dalam proses bercocok tanam, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan tanaman. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga ketika mereka kelak kembali ke masyarakat, mampu mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Rutan Salatiga pun berkomitmen untuk terus menggandeng pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Karena bagi mereka, pembinaan yang baik adalah investasi untuk masa depan yang lebih cerah, bukan hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.