BAWEN – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di jalur rawan turunan Exit Tol Bawen, tepatnya di Jalan Raya Bawen–Tuntang, Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Senin sore (4/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan empat kendaraan dan dipicu oleh truk tronton box bermuatan tepung yang mengalami rem blong atau gagal fungsi pengereman.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, STK., SIK., CPHR., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk tronton box Hino dengan nomor polisi H 9173 OF yang dikemudikan oleh Bayu (31 tahun), warga Kabupaten Tegal, melaju dari arah Bawen menuju Tuntang. Ketika melintasi turunan panjang di kawasan Exit Tol Bawen, pengemudi kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi.
“Di lokasi kejadian, terdapat antrean kendaraan yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Karena jarak sudah terlalu dekat dan rem tidak dapat mengendalikan laju truk, maka terjadilah tabrakan beruntun. Pengemudi truk tronton mengakui bahwa rem kendaraannya blong,” ujar AKP Lingga di lokasi kejadian.
Adapun kendaraan yang menjadi korban tabrakan beruntun tersebut antara lain:
· Truk Isuzu bernomor polisi H 8037 AC, dikemudikan Suryadi (44 tahun)
· Mobil Honda Brio H 1810 BI, dikemudikan Andhika (31 tahun)
· Truk Mitsubishi H 9426 GK, dikemudikan Tri Pujiyanto (56 tahun)
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pengemudi truk Isuzu, Suryadi (44), mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di RS At-Tin Bawen. Seluruh korban lain dalam kondisi selamat.
Langkah Polisi & Imbauan
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang untuk dilakukan pemeriksaan teknis lebih lanjut, termasuk uji fungsi rem dan kelayakan jalan dari truk tronton Hino. Penyidik juga masih mendalami apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran lain seperti kelebihan muatan (overload) atau kelayakan pengereman.
AKP Lingga Ramadhani mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan seperti turunan Exit Tol Bawen.
“Kami mengimbau agar setiap pengemudi truk dan bus memastikan kondisi rem berfungsi optimal sebelum perjalanan, terutama saat melewati turunan panjang. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, dan gunakan gigi rendah (engine brake) untuk membantu pengereman. Jangan hanya mengandalkan rem utama.”
Polres Semarang juga akan berkoordinasi dengan pengelola jalan terkait pemasangan rambu peringatan dan pita penggaduh di titik rawan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang.
Tinggalkan Balasan