SEMARANG – Di tengah alunan merdu simfoni amal, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyelipkan pesan kesehatan yang tegas kepada masyarakat. Hadir mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam acara “Love Heals: A Symphony of Millions of Hope” yang digagas Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Marina Convention Center, Minggu (15/2/2026), Sekda mengingatkan bahaya gaya hidup malas gerak atau “mager”.

Mengutip data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Sumarno menyoroti peningkatan signifikan angka penyakit tidak menular dibandingkan tahun 2018. Ia mengidentifikasi bahwa kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu penyebab utamanya.

“Teman-teman jangan mager ya. Berdasarkan data, kurang gerak ini berkontribusi besar terhadap risiko penyakit kronis, termasuk kanker,” pesan Sekda di hadapan para hadirin yang terdiri dari penyintas, pejuang kanker, dan masyarakat umum.

Lebih lanjut, Sumarno menjabarkan upaya pencegahan yang bisa dilakukan, seperti memperbanyak konsumsi sayur dan buah, menghindari rokok, serta membatasi asupan gula untuk mencegah obesitas yang kini juga mengintai anak-anak. Momentum konser amal ini juga dimanfaatkan Sekda untuk mensosialisasikan program unggulan pemerintah, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“CKG ini seperti kita deteksi jalan berlubang. Jika diketahui ada masalah kesehatan sejak dini, kita bisa segera menangani dan mengobati,” ujarnya, mengibaratkan pentingnya deteksi dini.

Pemprov Jateng, lanjutnya, juga siap mendukung dengan program unggulan “Speling” (Dokter Spesialis Keliling) yang memberikan akses layanan kesehatan spesialis gratis, berkolaborasi erat dengan program CKG.

Di akhir sambutannya, Sekda Sumarno mengapresiasi YKI Koordinator Jawa Tengah yang konsisten memberikan harapan bagi para penyintas kanker melalui aksi nyata. Konser yang dimeriahkan band legendaris Kahitna ini pun menjadi simbol harmoni antara seni dan kepedulian, di mana seluruh dana yang terkumpul akan didedikasikan untuk mendukung perjuangan para pejuang kanker.