SEMARANG — Program Studi Pendidikan Seni jenjang S2 dan S3 di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang akan mengadakan Pameran Kajian Data Pendidikan Seni bertema “Dialektika, Tradisi, dan Inovasi dalam Pendidikan Seni.” Kegiatan ini akan digelar pada Senin, 24 November 2025 di Gedung Baru B11 Lantai 1 FBS UNNES, mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai. Acara ini terbuka untuk masyarakat tanpa biaya.

Pameran ilmiah tersebut menjadi ruang akademik bagi mahasiswa dan peneliti untuk memaparkan, menafsirkan ulang, serta mengkaji berbagai bentuk data pendidikan seni. Empat cabang seni menjadi fokus utama, yakni seni pertunjukan, seni rupa, seni musik, dan seni tari.

Sejumlah akademisi dari berbagai kampus seni di Indonesia turut hadir sebagai pembahas, di antaranya:

Prof. Dr. Jaeni, S.Sn., M.Sn. (ISBI Bandung) — Peninjau Data Komunikasi Seni Pertunjukan

Dr. Nanang Yulianto, S.Pd., M.Ds. (UNS) — Peninjau Data Seni Rupa

Nyak Ina Raseuki, Ph.D. (Pascasarjana IKJ) — Peninjau Data Seni Musik

Dr. Setyo Yanuartuti, M.Si. (UNESA) — Peninjau Data Seni Tari

Pameran dikurasi oleh Prof. Dr. Tjetjep Rohendi Rohidi, M.A., Guru Besar Antropologi Pendidikan Seni UNNES, sementara sesi diskusi akan dipandu Dr. Rahina Nugrahani, S.Sn., M.Ds. dari Program Studi Seni Rupa UNNES.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi Ketua Panitia Tatang Khalid Marwandi, mahasiswa Program Doktor Pendidikan Seni UNNES. Persiapan acara melibatkan mahasiswa pascasarjana dari berbagai program dan angkatan, meliputi:

Mahasiswa S2 Program RPL 2025/2026

Mahasiswa S2 Fast Track dan Reguler 2024/2025

Mahasiswa S3 Pendidikan Seni 2024/2025

Keterlibatan lintas jenjang ini menunjukkan kuatnya kolaborasi akademik dalam menciptakan ruang kajian yang inklusif dan produktif, sekaligus mempertegas komitmen UNNES dalam memperkuat ekosistem riset di bidang pendidikan seni.

Melalui pameran ini, Program Studi Pendidikan Seni UNNES berharap masyarakat semakin mudah mengakses perkembangan pengetahuan serta praktik pendidikan seni yang adaptif terhadap dinamika zaman.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi panitia di media sosial: @vidyaparinama.