Tegal – Rentetan kebakaran lahan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal. Dalam waktu berdekatan, sedikitnya tiga titik kebakaran dilaporkan melanda wilayah Balapulang, Adiwerna, dan Slawi.


Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco, melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi, menyampaikan bahwa rangkaian kejadian tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia (human error), termasuk aktivitas pembakaran yang tidak terkendali.


Salah satu kebakaran terjadi di kawasan Bukit Clirit, Jalan Raya Yomani–Guci, Kecamatan Balapulang. Untuk menangani kejadian tersebut, satu unit armada pemadam kebakaran dari Pos Damkar Slawi langsung diterjunkan ke lokasi.


Proses pemadaman menghadapi kendala medan yang cukup curam dan akses menuju titik api yang tidak mudah dijangkau. Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke area lainnya.


“Akses ke titik api cukup sulit sehingga ada beberapa bagian yang sulit dijangkau. Namun, area sekitarnya sudah dipastikan aman dari potensi perembetan,” terang Nawawi.


Petugas pemadam kebakaran terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di kawasan lahan terbuka.


Kondisi cuaca kering dan vegetasi yang mudah terbakar dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.


Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dalam menggunakan api dapat berujung pada kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.