DEMAK – Kepemimpinan strategis tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari kemampuan membaca realitas di lapangan. Hal inilah yang ditekankan dalam kegiatan Management Course (MC) Level III yang diikuti oleh Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026 di Polres Demak, Kamis (13/8/2026).

Berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa, kegiatan yang merupakan bagian dari studi Organizational Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) ini menjadi ajang bagi para perwira menengah untuk mengasah kepekaan terhadap dinamika sosial dan keamanan. Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menyambut langsung kedatangan para peserta beserta Kasespim Polri, Irjen Pol Midi Siswoko.

Dalam paparannya, AKBP Samel menekankan bahwa Kabupaten Demak yang memiliki 14 kecamatan dan lebih dari 1,2 juta jiwa penduduk adalah laboratorium alam yang kaya akan pembelajaran. “Setiap wilayah memiliki karakter, setiap persoalan memiliki konteks, dan setiap keputusan membutuhkan kecermatan seorang pemimpin dalam membaca situasi,” ujar Samel.

Senada dengan hal tersebut, Irjen Pol Midi Siswoko menegaskan bahwa studi ini bukan sekadar formalitas akademik. Para peserta didik dituntut untuk mampu mendiagnosis kesehatan organisasi sekaligus memetakan ancaman dan peluang di lingkungan strategis. Diharapkan, hasil studi ini melahirkan rekomendasi kebijakan yang implementatif dan berbasis data untuk meningkatkan kinerja Polri di kewilayahan.