SEMARANG – Dinamika menuju Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang semakin menarik. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang akhirnya angkat bicara menanggapi beredarnya rumor yang menyebut dua nama tokoh penting, yakni Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dan Dirut PDAM Tirta Moedal, Dr. Ady Setyawan, sebagai bakal calon Ketua PCNU Kota Semarang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Semarang, Dr. KH. Anasom, M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan munculnya nama-nama tersebut. Menurutnya, dalam organisasi NU, setiap kader memiliki hak yang sama untuk maju dan memimpin.
“Semua kader boleh maju menjadi bakal calon ketua PCNU,” ujar Kiai Anasom saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10/2026).
Ia bahkan memandang fenomena ini sebagai angin segar bagi organisasi. Bagi Anasom, keberanian para kader untuk maju atau menerima dukungan merupakan salah satu bukti nyata bahwa proses kaderisasi di NU terus berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah dengan munculnya nama-nama kader ini kita syukuri sebagai salah satu bukti kaderisasi NU terus berjalan,” tuturnya.
Profil Para Bakal Calon
Nama Iswar Aminuddin sendiri bukanlah sosok asing di lingkungan NU. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Koordinator Departemen Lingkungan Hidup PW GP Ansor Jawa Tengah. Sejak masih bertugas di Dinas Bina Marga Kota Semarang (kini Dinas Pekerjaan Umum), Iswar dikenal aktif membantu berbagai kegiatan PCNU Kota Semarang.
Sementara itu, Dr. Ady Setyawan memiliki rekam jejak yang solid di organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Perekonomian PWNU Jawa Tengah dan saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Tengah.
Dinamika Internal dan Waktu Pelaksanaan
Selain dua nama tersebut, bursa bakal calon ketua juga diramaikan oleh sejumlah pengurus PCNU Kota Semarang. Nama-nama yang mencuat antara lain Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag., Dr. Agus Fathuddin Yusuf, MA., Dr. In’amuzzahidin, M.Ag., dan Dr. Iman Fadhilah, MSI.
Ketua Panitia OC Konfercab NU Kota Semarang, H. Ahmad Gunawan, menilai banyaknya nama yang muncul sebagai indikasi positif. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa NU sangat demokratis dan terbuka.
“Sebagai panitia, semakin banyak kader yang berhak dan memenuhi syarat muncul sebagai Calon Ketua malah tambah bagus, karena semakin banyak kader yang muncul akan menghilangkan dan atau mengurangi polarisasi antar pendukung,” ujar Gunawan.
Gunawan menambahkan, berdasarkan informasi yang ia himpun, sudah ada tiga nama yang aktif melakukan pendekatan dan silaturahim ke sejumlah tokoh untuk meminta restu serta menjajaki visi dan misi. Ketiganya adalah Prof. Dr. Abdul Rohman, Dr. Iman Fadhilah, dan Dr. Agus Fathudin Yusuf.
Meski begitu, terkait kepastian waktu pelaksanaan Konfercab, Kiai Anasom menyebut pihaknya masih menunggu instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia merujuk pada surat PBNU yang menyatakan bahwa seluruh konferensi cabang dilaksanakan setelah Munas dan Konbes yang akan digelar pada akhir November mendatang.
“Ada surat dari PBNU bahwa semua konferensi dilaksanakan setelah Munas Konbes yang akan digelar akhir Nopember,” jelasnya.
Dengan munculnya berbagai nama baru, Konfercab NU Kota Semarang diprediksi akan menjadi ajang adu gagasan dan kompetisi sehat antar kader untuk memajukan organisasi dan umat.
Tinggalkan Balasan