
Semarang, 26 Juli 2026 – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan “Dolan Bareng Bersama Warga” yang digelar oleh warga Kampung Wotprau RT 02 RW 02, Kota Semarang.
Sebanyak 33 warga mengikuti perjalanan wisata ke Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sebagai upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun semangat keguyuban di lingkungan kampung.‎‎Pelopor kegiatan, Dedi Mawantoko, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarwarga.‎‎”Liburan bersama seperti ini membuat kita semakin dekat, saling mengenal, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat guyub rukun di Kampung Wotprau.
Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” ujar Dedi.‎‎Rombongan berangkat pada pukul 06.00 WIB menggunakan bus wisata. Sejak perjalanan dimulai, suasana di dalam bus dipenuhi canda tawa dan keakraban. Kemeriahan semakin terasa ketika sejumlah donatur memberikan berbagai doorprize yang dibagikan melalui kuis dan pertanyaan ringan kepada peserta.‎‎

Salah satu momen yang paling mengundang gelak tawa terjadi saat seorang donatur, Bapak Reza Fahlevi, memberikan tantangan dengan pertanyaan, “Siapa yang memakai kaos kaki berlubang?” Tanpa ragu, salah seorang warga bernama Subarkah langsung mengangkat tangan, melepas sepatunya, dan memperlihatkan kaos kaki yang memang berlubang.
Aksi spontan tersebut membuat seluruh peserta tertawa terbahak-bahak. Atas kejujurannya, Subarkah pun memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp50.000 dari Bapak Reza Fahlevi.‎‎Setibanya di Tawangmangu, rombongan menikmati keindahan Air Terjun Jumog, kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan Kemuning yang terkenal dengan Jembatan Kaca sebagai salah satu destinasi wisata favorit. Sebelum kembali ke Semarang, rombongan menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh di pusat oleh-oleh D’Blom, yang menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian kegiatan.‎‎Antusiasme warga terlihat sepanjang perjalanan.
Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi pengalaman berharga yang diharapkan dapat mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.‎‎”Semoga tahun depan kita bisa dolan bareng lagi bersama seluruh warga Kampung Wotprau,” ungkap salah seorang peserta dengan penuh semangat.‎‎Kegiatan “Dolan Bareng Bersama Warga” ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dapat dibangun melalui kegiatan sederhana yang penuh makna. Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan rasa saling memiliki yang tumbuh selama perjalanan diharapkan semakin memperkokoh persatuan warga Kampung Wotprau RT 02 RW 02 Kota Semarang.‎
Tinggalkan Balasan