SEMARANG – Dalam komitmennya membangun kota yang sehat dan produktif, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menorehkan prestasi nasional. Atas capaian luar biasa dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan terintegrasi bagi 1.200 pekerja dari 53 perusahaan hanya dalam waktu 5 hari, Semarang resmi meraih penghargaan Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Pramono, dan turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Acara berlangsung di Aula Gedung Penunjang RSUP Dr. Kariadi, Selasa (10/2), dalam rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Capaian ini adalah bukti nyata kerja cepat dan sinergi lintas sektor di Kota Semarang. Melalui kolaborasi solid antara RSUP Dr. Kariadi, Dinas Kesehatan, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, program pemeriksaan gratis yang digelar pada 26–30 Januari 2026 berhasil menjangkau ribuan pekerja secara masif dan efisien.

“Ini adalah kerja cepat dari dinas-dinas terkait yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Kariadi. Dalam waktu lima hari, pemeriksaan kesehatan gratis dapat menjangkau 53 perusahaan dan akhirnya tembus rekor MURI,” ujar Wali Kota Agustina Wilujeng.

Yang menjadikan program ini lebih bermakna adalah integrasinya dengan sistem kesehatan nasional. Seluruh hasil pemeriksaan pekerja telah tercatat rapi dalam platform Satu Sehat, membangun data kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi setiap individu.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin menekankan filosofi penting di balik aksi ini: pencegahan lebih baik dan lebih murah daripada pengobatan. “Kalau ditunggu sampai sakit, nanti lebih mahal dan kualitas hidup juga lebih jelek. Tahun ini setelah dicek, kalau tidak sehat harus diobati, dan obatnya juga gratis,” tegas Menkes.

Pesan inilah yang menjadi panduan Pemkot Semarang. Tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi komitmen untuk follow-up atau tindak lanjut, memastikan pekerja yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan segera mendapatkan penanganan dan pengobatan yang diperlukan.

Pencapaian rekor MURI ini bukan sekadar angka dan piagam. Ia adalah simbol komitmen kuat Pemkot Semarang untuk melindungi aset terbesar kota: warganya yang sehat. Momentum Bulan K3 ini mengingatkan semua pihak bahwa keselamatan kerja harus sejalan dengan kesehatan holistik pekerja.

Dengan semangat transformasi layanan kesehatan digital, Pemkot Semarang berharap prestasi ini dapat menginspirasi lebih banyak pelaku usaha untuk aktif memastikan kesehatan pekerjanya melalui sistem yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Karena di balik setiap ekonomi yang tumbuh, terdapat masyarakat yang sehat dan terlindungi.