Semarang – Keberhasilan Polda Jawa Tengah dalam menyelenggarakan Operasi Ketupat Candi 2026 mendapat apresiasi tinggi dari berbagai elemen masyarakat. Mulai dari kelancaran arus mudik dan balik, hingga pengamanan ibadah Salat Idul Fitri yang dinamis karena adanya perbedaan waktu pelaksanaan, semua dinilai berjalan aman, kondusif, dan penuh kekhidmatan.
Apresiasi tersebut secara khusus disampaikan oleh Dr. H AM Jumai, S.E, M.M, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Muhammadiyah Jawa Tengah. Ia menilai bahwa kinerja aparat keamanan pada periode Lebaran tahun ini sangat luar biasa, baik pada masa pra Lebaran, saat Hari Raya, hingga pasca Lebaran.
“Assalamualaikum Wr Wb. Saya AM Jumai, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, serta pemerintah atas kinerja dan pelayanan yang luar biasa dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah ini,” ungkapnya di Semarang, Minggu (29/3).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan Polri tidak hanya berfokus pada kelancaran arus transportasi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah. Menurutnya, perbedaan waktu pelaksanaan Salat Id yang terjadi tahun ini berhasil dikelola dengan baik sehingga tidak menimbulkan gesekan di masyarakat.
“Tidak hanya melayani para pemudik, tetapi juga memastikan aktivitas ibadah umat Islam, termasuk pelaksanaan Salat Idul Fitri yang pada tahun ini terdapat perbedaan waktu, tetap berjalan aman, kondusif, dan penuh kekhidmatan,” lanjutnya.
Dr. AM Jumai juga menyoroti pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, kolaborasi inilah yang menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai selama perayaan Lebaran tahun ini.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh tokoh masyarakat. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa apresiasi ini akan menjadi motivasi bagi jajaran Polda Jateng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. “Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan profesionalitas dan pendekatan humanis, guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Tengah,” pungkas Kombes Pol. Artanto.

Tinggalkan Balasan