DEMAK – Di tengah bencana banjir yang masih merendam wilayah Kecamatan Karangtengah dan Guntur, aksi kemanusiaan justru lahir dari lingkungan pendidikan. SMP Negeri 2 Karangtengah melalui Komunitas Peduli Sosial (Kopsa) bersama RAPI Kabupaten Demak mendirikan Dapur Peduli Sesama di halaman depan sekolah, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga peserta didik dan orang tua siswa. Mereka bahu-membahu mengumpulkan bantuan yang sepenuhnya difokuskan pada kebutuhan pangan darurat. Terkumpul ratusan kilogram beras, telur, susu formula untuk bayi dan balita, mie instan, serta biskuit dan makanan siap saji lainnya.
Kepala Sekolah SMPN 2 Karangtengah yang juga menjabat sebagai Ketua RAPI ZZW wilayah 28 Kabupaten Demak, Masnan, S.Pd, S.Kom, M.Pd, memimpin langsung aksi tersebut.
“Bapak ibu guru, siswa, orang tua siswa, OSIS SMP Negeri 2 Karangtengah bekerjasama dengan RAPI Kabupaten bahu-membahu mendirikan dapur peduli bencana banjir, kemudian menyiapkan konsumsi makan dan minum untuk para korban banjir di Desa Grogol dan Desa Trimulyo, Guntur,” tegas Masnan.

Bantuan yang terkumpul langsung disalurkan pada hari yang sama ke warga terdampak di Kecamatan Karangtengah dan Guntur, dengan didampingi relawan RAPI Kabupaten Demak. Tim juga turun langsung membagikan makanan, minuman, serta sembako.
Salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan apresiasinya. “Kami bersyukur dan berterima kasih atas bantuannya. Makanan seperti ini yang paling kami butuhkan saat ini,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenang dan menyebabkan kesulitan akses pangan bagi para pengungsi. Namun, solidaritas dari keluarga besar SMP Negeri 2 Karangtengah dan RAPI Kabupaten Demak menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial tidak pernah mengenal kata terlambat.

Tinggalkan Balasan