Kabupaten Semarang, Diksiber id//– Aktivitas pembangunan sebuah pabrik di Desa Deresan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menuai keluhan dari masyarakat setempat.

Proyek yang belum diketahui secara pasti pihak pengelolanya itu diduga menjadi penyebab munculnya genangan air di lingkungan warga usai hujan turun.
Warga menilai sistem drainase di sekitar lokasi proyek tidak memadai, sehingga aliran air tidak berjalan lancar.

Bahkan, beberapa bagian pondasi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, yang semakin memperburuk kondisi saat curah hujan tinggi.
Sejumlah rumah warga yang berada di sekitar area belakang proyek disebut terdampak langsung akibat meluapnya air.

Genangan tersebut terjadi setiap kali hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur wilayah tersebut.
Salah satu warga, berinisial S (40), mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses pembangunan yang dinilai tidak melibatkan masyarakat. Ia menyebut tidak pernah ada pemberitahuan ataupun sosialisasi sebelum proyek dimulai.

Menurutnya, kondisi lingkungan menjadi semakin rentan sejak pembangunan berlangsung. Ia bersama warga lain berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Masyarakat pun meminta pemerintah daerah serta instansi berwenang untuk segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Selain mengecek dampak lingkungan, warga juga mendesak agar legalitas proyek tersebut diperjelas.

Warga menegaskan pentingnya transparansi dan komunikasi antara pengembang dengan masyarakat. Mereka berharap setiap rencana pembangunan ke depan dapat melibatkan warga sejak awal guna menghindari dampak yang merugikan.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengembang maupun pemerintah setempat terkait keluhan yang disampaikan warga.

(prn)