TEGAL – Kepedulian dan kesigapan Polres Tegal kembali diuji dalam menangani bencana alam. Melalui Siaga Bhayangkara Regu 3, jajaran Polri ini turun langsung menangani dan mengamankan warga terdampak tanah bergerak (longsor) di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin (9/2).

Aksi kemanusiaan ini merupakan implementasi dari arahan langsung Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., guna memastikan keselamatan warga dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di lokasi bencana.

Dipimpin oleh Padal I IPTU Chrisna Adi Winata, S.H. dan Padal II IPDA Bambang Sutrisno, S.H., personel Siaga Bhayangkara melaksanakan serangkaian tugas mulai pukul 09.00 WIB. Cakupan lokasi penanganan meliputi Pondok Pesantren Al-Adalah, Posko Pengungsian di Gedung Majelis Dzikir An-Nadoriyah, serta pemukiman warga terdampak.

Berbagai langkah konkret dilakukan dalam operasi ini. Personel membantu proses evakuasi harta benda warga di sekitar ponpes, mengangkut warga yang kesulitan menuju lokasi pengungsian menggunakan kendaraan dinas roda dua jenis trail, serta melakukan patroli dialogis untuk mengimbau masyarakat agar segera meninggalkan zona rawan bencana.

Tidak hanya fokus pada evakuasi, polisi juga turut memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pengungsi dengan melakukan penataan posko. Mereka memasang palet sebagai alas tempat istirahat, menunjukkan perhatian pada aspek kemanusiaan di tengah situasi darurat.

Kapolres Tegal menegaskan bahwa kehadiran aktif Polri dalam penanganan bencana adalah bentuk nyata dari pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan visi Polri yang Presisi dan humanis, yang tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan di segala situasi, termasuk saat bencana melanda.

Kehadiran Bhayangkara di lokasi bencana diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak dan mempercepat proses pemulihan situasi di Desa Padasari.